Pemprov Lampung Gandeng Kodam Percepat Pembangunan Jalan Desa

Tauriq Attala Gibran

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung menggandeng pemerintah kabupaten/kota dan Kodam XXI/Radin Inten untuk mempercepat pembangunan desa melalui Program Desaku Maju, terutama dalam peningkatan infrastruktur jalan.

Lampung (Netizenku.com): Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama Sinergi Pembangunan Daerah dalam Mendukung Program Desaku Maju di Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Jumat (21/8/2026).

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, kesepakatan tersebut bukan sekadar penandatanganan dokumen kerja sama, melainkan bentuk penyatuan komitmen antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan TNI untuk mempercepat pembangunan desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya memandang pertemuan hari ini bukan sekadar sebagai penandatanganan dokumen kerja sama. Lebih dari itu, hari ini kita sedang menyatukan komitmen dan menyamakan langkah antara Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten dan Kota, serta Kodam XXI/Radin Inten untuk bergerak dalam satu arah, yaitu membangun desa-desa di Provinsi Lampung,” ujar Mirza.

Ia menjelaskan, infrastruktur jalan masih menjadi salah satu persoalan utama pembangunan di Lampung. Dari total panjang jalan provinsi sekitar 1.695 kilometer, kondisi jalan mantap baru mencapai sekitar 76 persen. Artinya, masih terdapat sekitar 24 persen jalan yang membutuhkan penanganan.

Baca Juga  Gubernur Lampung, Penguatan SDM Jadi Fondasi Pembangunan Lampung

Untuk memperbaiki seluruh jalan provinsi yang belum mantap, dibutuhkan anggaran sekitar Rp4,7 triliun.

“Kalau kita hitung kebutuhan anggarannya, untuk memperbaiki seluruh jalan provinsi yang belum mantap diperlukan sekitar Rp4,7 triliun,” katanya.

Menurut Mirza, tantangan lebih besar justru terdapat pada kondisi jalan kabupaten dan desa. Berbagai persoalan, mulai dari kendaraan bermuatan lebih atau over dimension over loading (ODOL) hingga konstruksi jalan yang kurang memadai, turut memengaruhi kualitas infrastruktur.

Karena itu, ia menilai diperlukan terobosan dan pola kerja sama baru agar pembangunan infrastruktur dapat dilakukan lebih efisien tanpa mengabaikan kualitas.

Mirza menyebut keterlibatan Kodam XXI/Radin Inten menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung percepatan pembangunan tersebut. Melalui program Karya Bakti TNI, Kodam diharapkan dapat membantu pemerintah kabupaten memperbaiki jalan-jalan desa dengan melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kita ingin menciptakan pembangunan yang lebih murah, lebih panjang jangkauannya, dan lebih banyak memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan harus diukur dari manfaat yang dirasakan langsung masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Saya ingin ketika kita datang ke desa-desa di Provinsi Lampung, yang kita lihat adalah masyarakat yang tersenyum. Petani tersenyum karena panen padinya baik. Petani jagung tersenyum karena hasil panennya baik. Petani singkong tersenyum karena produksinya baik dan mendapatkan harga yang layak,” kata Mirza.

Baca Juga  Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Mutu Pelayanan Rumah Sakit

Selain pembangunan infrastruktur jalan, Program Desaku Maju juga mencakup penguatan sektor pertanian melalui pemanfaatan Pupuk Hayati Cair (PHC). Mirza meminta dukungan para bupati dan wali kota agar program tersebut dapat diterapkan lebih luas.

Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan pemanfaatan PHC dapat menjangkau seluruh petani di daerah tersebut. Dengan luas lahan pertanian sekitar 1,8 juta hektare, dukungan terhadap penggunaan pupuk hayati diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi.

Pemprov Lampung juga menyiapkan bantuan mesin pengering hasil pertanian atau bed dryer untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk pertanian.

Di bidang sumber daya manusia, pemerintah provinsi mendorong pelatihan vokasi bagi penduduk desa usia produktif, khususnya mereka yang belum memiliki keterampilan khusus. Pelatihan tersebut diharapkan membuka peluang kerja maupun usaha mandiri.

Penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan koperasi juga menjadi bagian dari program tersebut untuk memperkuat perekonomian masyarakat desa.

Baca Juga  Mirza: Jangan Tuntut Warga Taat Pajak Jika Pelayanan Belum Beres

“Jadi, fokus Pemerintah Provinsi Lampung ada di desa,” tegasnya.

Mirza berharap kesepakatan bersama tersebut menjadi langkah konkret dalam mempercepat pelaksanaan Program Desaku Maju. Ia menegaskan, kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota bukan untuk mengambil alih kewenangan, melainkan memperkuat kapasitas daerah dalam menyelesaikan persoalan pembangunan.

“Sinergi ini bukan untuk mengambil alih tugas para Bupati dan pemerintah daerah. Justru sebaliknya, sinergi ini bertujuan memperkuat kapasitas pemerintah daerah agar kita dapat mencapai tujuan yang sama dengan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pangdam XXI/Radin Inten beserta jajaran, para kepala daerah, dan seluruh pihak yang terlibat dalam Program Desaku Maju.

Mirza optimistis, kolaborasi pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan desa secara lebih efisien dan tepat sasaran.

Penandatanganan kesepakatan bersama diawali oleh para bupati dan wali kota, kemudian dilanjutkan Gubernur Lampung dan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi.

Kegiatan tersebut disaksikan Kepala BPK Perwakilan Provinsi Lampung Nugroho Heru Wibowo, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung Agus Setiyawan, serta Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan. (*)

Berita Terkait

Winarti Minta Komang Koheri Prioritaskan Pertanian dan Infrastruktur Lampung Tengah
Lantik Komang Koheri, Mirzani Tekankan Sinergi Pembangunan dan Integritas
Lampung Perkuat Infrastruktur dan Layanan untuk Perluas Pasar Ekspor
Komang Koheri Resmi Dilantik, Siapkan Agenda Pembangunan Lampung Tengah
Mikdar Ilyas Dorong Penguatan Distribusi Pupuk untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirza Ajak Generasi Muda Kembangkan Hilirisasi Komoditas Unggulan Desa
Wagub Jihan Pastikan Pembangunan Kampung Nelayan Berjalan Sesuai Rencana
Wagub Jihan Salurkan Bantuan Sosial dan Alat Bantu Disabilitas di Pesisir Barat

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-62 Golkar, DPD Lampung Selatan Santuni 20 Anak Yatim-Piatu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Jajaki Kerja Sama Promosi Wisata

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Pemkab Lampung Selatan Perkuat Pemantauan Harga Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gandeng ITB, Empat Desa Pesisir Disiapkan Hadapi Tsunami

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:45 WIB

PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK

Rabu, 30 September 2026 - 20:09 WIB

PWI Lampung Selatan Jalin Sinergi dengan Grand Elty Krakatoa untuk Promosi Wisata

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Berita Terbaru

Tanggamus

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:59 WIB