DPRD Minta Pemprov Maksimalkan Potensi Minyak di Laut Timur Lampung

Redaksi

Senin, 22 November 2021 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung mendorong pemerintah provinsi (pemprov) untuk memaksimalkan potensi dua kilang minyak yang dinilai berpotensi besar sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD).

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Lampung Ismet Roni usai menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) di Ruang Komisi IV, Senin (22/11).

Politisi Golkar tersebut, mengungkapkan bahwa di Lampung ada dua kilang minyak yang berada di lepas pantai Lampung Timur perbatasan antara Lampung dan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Baca Juga  Pemprov Lampung Kunci Anggaran BPJS Kesehatan Rp125 Miliar di 2026, Jamin Warga Tak Putus Berobat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terkait dengan kilang minyak kita yang selama ini masih kita perdebatkan dengan pemerintah DKI Jakarta, kita minta pemprov untuk segera memaksimalkannya. Ini potensi rupiah untuk Lampung,” ujar Ismet Roni.

Karena lokasinya berada di perbatasan wilayah Provinsi Lampung dan DKI Jakarta, menurutnya itu masih dalam tahap pembicaraan.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

“Terkait sumur bor itu masih dalam tahap pembicaraan dengan pemerintah DKI Jakarta. Semoga ini segera ada progresnya, karena ini ada potensi PAD
untuk Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka komunikasi dengan Kementerian ESDM dan PT Pertamina, terkait potensi dua kilang minyak yang ada di lepas pantai Lampung Timur (Lamtim).

Baca Juga  Ketua MPR Ahmad Muzani Nikmati Pindang Salmon Khas Lampung

Pembahasan ini akan dilakukan setelah sebelumnya Arinal telah menyepakati dengan Pemprov DKI Jakarta terkait batas wilayah Lampung yang dahulunya diklaim sebagai rangkaian wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Kedepannya, Arinal akan menjalin komunikasi dengan PT Pertamina dan Kementerian ESDM untuk membahas terkait potensi dua kilang minyak tersebut.

Dirinya berharap, potensi dua kilang minyak itu bisa membawa harapan baru untuk meningkatkan pendapatan Provinsi Lampung.(Agis)

Berita Terkait

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:07 WIB

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Senin, 6 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:00 WIB

DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB