Bedah Rumah Lampung Naik Jadi 13.276 Unit, Pemprov Dorong Percepatan Hunian Baru untuk MBR

Tauriq Attala Gibran

Selasa, 22 September 2026 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program bedah rumah di Provinsi Lampung meningkat signifikan pada 2026. Dari 2.390 unit pada 2025, jumlah rumah yang ditangani tahun ini mencapai 13.276 unit.

Lampung (Netizenku.com): Peningkatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) 3 Juta Rumah yang kini didorong Pemerintah Provinsi Lampung melalui kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota, perbankan, pengembang, dan pemerintah pusat.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan peningkatan program bedah rumah perlu diikuti dengan percepatan penyediaan rumah baru yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disampaikan Mirzani saat memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan PSN 3 Juta Rumah di Kantor Gubernur Lampung, Senin (21/9/2026). Rapat tersebut melibatkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), BP Tapera, perbankan, pemerintah daerah, serta asosiasi pengembang.

“Intinya, kami Pemda Provinsi Lampung mendukung penuh PSN 3 Juta Rumah. Pertemuan ini saya harapkan menjadi ruang untuk menyatukan target dan langkah konkret kita ke depan antara pemerintah, BP Tapera, pengembang dan pemerintah daerah,” ujar Mirza.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Menurut dia, persoalan perumahan tidak cukup diselesaikan melalui program bedah rumah. Penyediaan rumah baru bersubsidi juga perlu dipercepat, terutama dengan dukungan pengembang dan lembaga pembiayaan.

“Tentunya ini harus didorong, bagaimana teman-teman pengembang ini bisa maju, bisa bagus, bisa menyediakan rumah-rumah yang layak bagi masyarakat di Provinsi Lampung,” katanya.

Pemprov Lampung juga meminta pemerintah kabupaten dan kota mempercepat pelayanan perizinan pembangunan perumahan. Sementara perbankan didorong memperluas akses pembiayaan bagi MBR.

Di sisi lain, pemerintah masih mengejar penyelesaian verifikasi calon penerima program bedah rumah. Mirza meminta dinas terkait berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan balai kementerian agar proses verifikasi dapat segera dituntaskan.

Plt. Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian PKP Rini Dyah Mawarty mengatakan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) diarahkan untuk mengubah rumah tidak layak huni menjadi rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Untuk Lampung, sebanyak 13.276 unit ditargetkan selesai pada Desember 2026.

Baca Juga  Wagub Jihan Aktifkan Destana Hadapi Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

“Karena pada bulan Desember ini kami harus menyelesaikan yang sangat banyak, 13.276. Jadi itu perlu koordinasi yang baik dengan Pemda, pemerintah daerah, pemerintah kota, kemudian dengan pemerintah provinsi,” kata Rini.

Ia menjelaskan usulan penerima dari pemerintah daerah masih harus melalui pengecekan dan verifikasi di lapangan. Karena itu, koordinasi diperlukan untuk memastikan data penerima sesuai dengan kondisi di lapangan.

Selain BSPS, pemerintah mengandalkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk memperluas kepemilikan rumah bersubsidi. Kementerian PKP juga mendorong Kredit Usaha Rakyat Perumahan atau Kredit Program Perumahan dengan bunga rendah.

Program tersebut dinilai tidak hanya berdampak pada sektor perumahan, tetapi juga membuka lapangan kerja dan menggerakkan sektor pendukung seperti material bangunan dan transportasi.

Rini memperkirakan pelaksanaan BSPS di Lampung dapat menyerap sekitar 26 ribu tenaga kerja dengan asumsi setiap unit rumah melibatkan dua pekerja.

Sementara itu, Deputi Komisioner Bidang Hukum dan Administrasi BP Tapera Wilson Lie Simatupang mengatakan pemerintah tengah menyiapkan platform satu data perumahan nasional melalui rumah.go.id.

Baca Juga  Lampung Dorong Produk Desa Tembus Pasar Ekspor

Platform tersebut dirancang memuat data kebutuhan rumah, pengembang, pembiayaan, kebutuhan material, hingga penyaluran KPR.

Menurut Wilson, Lampung berpeluang menjadi salah satu daerah percontohan atau pilot project platform tersebut.

“Dapat kami sampaikan bahwa nanti ada rencana akad massal pada 17 Desember 2026, direncanakan di Jombang, Jawa Timur. Di situ Presiden akan meresmikan satu platform ekosistem perumahan nasional, satu data perumahan Indonesia, yang disebut platform rumah.go.id,” ujarnya.

Wilson mengatakan platform tersebut menggunakan pendekatan berbasis kebutuhan atau demand driven. Dengan data tersebut, pemerintah dapat memetakan wilayah yang memiliki kebutuhan rumah tinggi sehingga pengembang dan perbankan memiliki gambaran mengenai lokasi pembangunan serta penyaluran pembiayaan.

“Jadi nanti rumah.go.id itu tidak hanya untuk subsidi, untuk komersial juga, lengkap datanya di rumah.go.id. Semoga ini menjawab kebutuhan sehingga dapat kita laksanakan Program Strategis Nasional 3 Juta Rumah ini dengan baik,” kata Wilson. (*)

Berita Terkait

Gubernur Lampung Ajak Pramuka Perkuat Pengabdian dan Sinergi Bangun Generasi Muda
Mirza: Jangan Tuntut Warga Taat Pajak Jika Pelayanan Belum Beres
Pemprov Lampung Alokasikan Rp300 Miliar untuk Penanganan Jalan di Lampung Tengah
Gubernur Lampung Dorong Sinergi Percepatan Program 3 Juta Rumah di Lampung
Batin Wulan Tekankan Sinergi Program Pusat dan Daerah untuk Kesejahteraan Masyarakat Lampung
Gubernur Lampung Dorong BUM Desa Jadi Penggerak Hilirisasi dan Ekonomi Desa
Pemprov Lampung Susun Strategi Pengembangan Potensi Desa Berorientasi Ekspor
Gubernur Mirza Dampingi Menhut Tinjau Progres Mitigasi Konflik Gajah di TNWK

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:00 WIB

Gubernur Lampung Ajak Pramuka Perkuat Pengabdian dan Sinergi Bangun Generasi Muda

Selasa, 22 September 2026 - 16:53 WIB

Bedah Rumah Lampung Naik Jadi 13.276 Unit, Pemprov Dorong Percepatan Hunian Baru untuk MBR

Selasa, 22 September 2026 - 16:49 WIB

Mirza: Jangan Tuntut Warga Taat Pajak Jika Pelayanan Belum Beres

Senin, 21 September 2026 - 20:32 WIB

Pemprov Lampung Alokasikan Rp300 Miliar untuk Penanganan Jalan di Lampung Tengah

Senin, 21 September 2026 - 19:26 WIB

Batin Wulan Tekankan Sinergi Program Pusat dan Daerah untuk Kesejahteraan Masyarakat Lampung

Senin, 21 September 2026 - 19:08 WIB

Gubernur Lampung Dorong BUM Desa Jadi Penggerak Hilirisasi dan Ekonomi Desa

Senin, 21 September 2026 - 16:23 WIB

Pemprov Lampung Susun Strategi Pengembangan Potensi Desa Berorientasi Ekspor

Senin, 21 September 2026 - 15:09 WIB

Gubernur Mirza Dampingi Menhut Tinjau Progres Mitigasi Konflik Gajah di TNWK

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:57 WIB