Bulog Lampung Usulkan 4 Gudang Baru, Sinyal Kuat Penguatan Pasok Pangan

Ilwadi Perkasa

Jumat, 14 November 2025 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Bulog Lampung

Kantor Bulog Lampung

Lampung kembali mencuri perhatian dalam peta pembangunan pangan nasional. Perum Bulog Lampung mengusulkan penambahan empat unit gudang baru untuk memperkuat infrastruktur pascapanen serta mendukung penyerapan gabah dan beras yang terus meningkat. Usulan ini mencakup Bandarlampung, Tulangbawang Barat, Lampung Tengah, dan Lampung Utara.

Wakil Pimpinan Wilayah Perum Bulog Lampung, Erdi Baskoro, menyampaikan bahwa proposal tersebut kini menunggu keputusan pusat. “Terkait pengusulan itu, kami masih menunggu keputusan pusat,” ujar Erdi, Jumat (14/11/2025).

Penambahan gudang baru direncanakan berdiri di atas lahan Bulog yang  dibiayai APBN. Menurut Erdi, tambahan kapasitas ini akan menjadi lompatan penting dalam memperkuat daya tampung dan memperlancar tugas penyerapan, terutama menghadapi proyeksi peningkatan produksi tahun mendatang.

Tak hanya mengandalkan dukungan pusat, Bulog Lampung juga membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Rencananya, jika Lampung siap, Bulog siap membangun fasilitas pergudangan dan rice milling unit (RMU) di atas lahan hibah Pemprov. Kolaborasi ini bahkan berpotensi menghidupkan kembali program penyaluran rutin beras untuk ASN yang pernah berjalan pada era Orde Baru.

Baca Juga  Yozi Rizal Soroti Lemahnya Perhatian Pemprov Lampung terhadap Dunia Sastra

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika terwujud, skema tersebut tidak hanya memperkuat posisi Bulog dalam penyerapan beras, tetapi juga membuka ruang bagi BUMD Lampung untuk berperan dalam rantai perdagangan dan distribusi pangan.

Langkah percepatan pembangunan gudang bukan hanya agenda daerah, tetapi juga menjadi prioritas pemerintah pusat. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa penguatan infrastruktur pascapanen kini menjadi instruksi langsung Presiden. “Pemerintah tidak boleh membiarkan hasil panen petani terhambat penyerapannya hanya karena keterbatasan gudang. Kita harus bertindak cepat,” ujarnya usai penandatanganan SKB di kantor Kemenko Pangan, Selasa (11/11/2025).

Baca Juga  APBD Perubahan 2026 Lampung Difokuskan Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi

Proyeksi BPS menunjukkan produksi beras nasional 2025 mencapai 34,77 juta ton, tertinggi dalam lima tahun terakhir dengan surplus 3,8 juta ton. Kondisi ini menjadi bukti peningkatan kapasitas produksi, namun juga menuntut kesiapan infrastruktur penyerapan agar harga dan pasokan tetap terjaga di tingkat petani.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, turut menekankan bahwa keterbatasan gudang adalah hambatan utama yang harus segera diselesaikan. Pemerintah kini menargetkan pembangunan 100 gudang Bulog dengan anggaran Rp5 triliun. “Ini jawaban dari keluhan para petani. Gudang kurang, sementara panen melimpah. Maka 100 gudang akan dibangun secepat-cepatnya,” tegasnya.

Baca Juga  DPRD Lampung Apresiasi Rencana Peluncuran Satelit Lampung-1, Dinilai Jadi Terobosan Visioner

Proyek besar ini akan dibiayai APBN melalui skema Penyertaan Modal Negara (PMN). Total 100 gudang akan dibangun:, 51 dikerjakan di lahan Bulog, dan 49 di lahan hibah pemerintah daerah. Fasilitas yang dibangun meliputi gudang modern, rice-to-rice processing, dan dryer yang memperkuat rantai pascapanen dari hulu ke hilir.

Dengan rencana ekspansi ini, Lampung berada pada momentum strategis, memperkuat posisi sebagai pusat pangan Sumatera sekaligus bagian dari tulang punggung ketahanan pangan nasional. Pemerintah daerah, Bulog, dan pusat kini berada dalam satu garis optimisme memastikan produksi yang meningkat dapat terserap optimal dan memberi nilai tambah bagi petani dan optimalisasi pendapatan daerah.***

Berita Terkait

Gubernur Lampung Dorong BUM Desa Jadi Penggerak Hilirisasi dan Ekonomi Desa
Gubernur Mirza Dampingi Menhut Tinjau Progres Mitigasi Konflik Gajah di TNWK
Sengketa Tanah Menumpuk, Reza Berawi Serukan Mediasi
Kwarda Lampung Siapkan Rangkaian Kegiatan Hari Pramuka ke-65
Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik
Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung
Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029
Pemprov Lampung Dorong Persaingan Usaha Sehat untuk Perkuat Investasi dan Hilirisasi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 14:12 WIB

Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba

Jumat, 11 September 2026 - 20:41 WIB

Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Kamis, 10 September 2026 - 17:19 WIB

DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Selasa, 1 September 2026 - 20:09 WIB

Pramuka Tubaba Diminta Jadi Teladan, Bupati Novriwan Soroti Pangan, Disiplin, dan Penanganan Sampah Plastik

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Kapolres Tubaba Ajak Pers Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:24 WIB

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:24 WIB

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan

Berita Terbaru

Lampung

Sengketa Tanah Menumpuk, Reza Berawi Serukan Mediasi

Senin, 21 Sep 2026 - 14:26 WIB

Lampung

Kwarda Lampung Siapkan Rangkaian Kegiatan Hari Pramuka ke-65

Senin, 21 Sep 2026 - 11:57 WIB

Bandarlampung

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan

Minggu, 20 Sep 2026 - 17:31 WIB