Warga Tubaba Diminta Update Akte Kelahiran

Redaksi

Rabu, 20 Februari 2019 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menghimbau masyarakat kabupaten setempat untuk mengupdate Akta Kelahiran anak menjadi sistem online.

Pengupdetan tersebut guna mengintegrasikan dan memudahkan penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) yang mulai digulirkan Pemerintah Pusat awal tahun 2019 ini.

\”Kami tidak bisa langsung menindaklanjuti penerbitan KIA kalau akta kelahiran yang dimiliki belum online. Sehingga, kami harus menerbitkan kembali akta tersebut agar menjadi sistim online juga termasuk Kartu Keluarga (KK) yang belum online,\” kata Kadisdukcapil Tubaba Ahmad Hariyanto didampingi Kabid Johannudin di ruang kerjanya, Rabu (20/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Tubaba Gandeng Tel-U, Sulap Sampah dan ZISWAF Jadi Kekuatan Ekonomi Berbasis AI

Menurut Haryanto, untuk mengetahui Akta kelahiran yang belum masuk dalam sistim online yakni terbitan dibawah tahun 2015, dan fisiknya juga ada perbedaan. Sementara, untuk Kartu Keluarga (KK) yang belum masuk ke sistim online yakni terbitan dibawah tahun 2012.

\”Nah, untuk mengetahui Akta Kelahiran dan KK yang dimiliki sudah online atau belum, silahkan masayarakat cek melalui SMS Gateway Disdukcapil ke nomor 0823-7504-2210 dengan format Cek Akta#No kutipan akta, untuk KK dengan format Cek KK#noKK, dan untuk KTP dengan format Cek KTP#NIK. Sementara jika KKnya bermasalah tidak terdaftar di Bank, BPJS, dan instansi lainnya bisa juga dilaporkan dengan format LAPOR#NIK#NO_KK#NAMA#MASALAH,\” terangnya.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027

Hariyanto menjelaskan, Akta Kelahiran yang telah terbit dan belum online tidak serta merta tidak berlaku akan tetapi Akta tersebut tetap benar dan sah hanya saja belum terintegrasi dengan data kependudukan lainnya yang sudah online.\”Penerbitan Akta Kelahiran tahun ini kita targetkan mencapai 95 persen dari jumlah keseluruhan mencapai 70-an ribu, jumlah ini juga sebanding dengan jumlah KIA yang harus diterbitkan tahun ini yakni 70 ribu kartu KIA umur 0-16 tahun,\” paparnya.

Untuk penerbitan KIA di Tubaba, lanjut Haryanto, hingga saat ini Disdukcapil tengah memproses usulan dari  anak tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),\”Saat ini kami tengah memproses KIA tingkat PAUD. Kalau usulan penerbitan KIA yang kami terima dari sekolah sudah banyak baik tingkat SD maupun SMP, hanya kami masih terkendala sarana dan prasarana dan kami tengah mengurus kode QR untuk tandatangan dan laporan data kependudukan yang langsung terintegrasi dengan Kementerian pusat,\” tukasnya.

Baca Juga  Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Haryanto mengakui untuk tahun 2019, pihaknya tidak lagi disibukkan dengan perekaman e-KTP masyarakat di Kabupaten Tubaba. Sebab, berdasarkan data yang harus dilakukan perekaman (By Data) sudah nol persen bahkan minus, \”Sekarang tinggal melayani yang cetak ulang, dan beberapa e-KTP yang belum tercetak namun sudah Print Ready Record (PRR) alias tinggal print ketika diminta,\” pungkasnya.(Arie)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Gubernur Mirza Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Berbasis Desa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Lampung Catat Inflasi September 0,14 Persen, Terendah di Sumatera

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Deni Ribowo Apresiasi Penghargaan KPK untuk Pendidikan Antikorupsi Lampung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Gubernur Mirza Kukuhkan Kepala BPKP dan Pengurus AAIPI Lampung 2026–2029

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Marindo Lantik Gadriyanto Abung sebagai Kasatpol PP dan Lukman Pura Direktur RSUDAM

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Pemprov Lampung Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan melalui Kaderisasi Bandarlampung —

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Lampung Raih Penghargaan BSSN, 100 Persen Kabupaten/Kota Miliki TTIS Teregistrasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Pemprov Lampung Dorong ITERA Jadi Pusat Inovasi dan Hilirisasi Komoditas Unggulan

Berita Terbaru