Tumijajar Dinilai Rawan Politik Uang

Redaksi

Selasa, 26 Juni 2018 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mengindikasi Kecamatan Tumijajar dan sekitarnya menjadi daerah yang paling rawan dengan money politik (politik uang) pada masa tenang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung yang bakal dihelat, Rabu (27/6) besok.

Ketua Panwaslu Tubaba, Midiyan, S.Sos, mengatakan hingga siang ini pihaknya belum mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya praktik money politik pada masa tenang menjelang pencoblosan. Namun, dirinya mengindikasikan adanya dugaan praktik tersebut di wilayah Kecamatan Tumijajar.

\”Sampai saat ini belum ada laporan resmi yang masuk, kalau indikasi berdasarkan pantauan kami ada yang melakukan praktik tersebut tetapi tidak bisa kita jadikan temuan karena tidak adanya laporan,\” terangnya kepada Netizenku.com, Selasa (26/6).

Baca Juga  Targetkan Rp50 Miliar Berputar di Tiyuh, Tubaba Genjot Permodalan Lewat TubabaQ Berdaya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Midiyan menambahkan, guna menangkal praktik politik uang, Panwaslu mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tubaba menolak Money Politik, karena pemberi dan penerima bisa dikenakan Pidana, sesuai dengan ketentuan Pasal 187A ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016.

\”Kami minta apabila ditemukankan pemberi dan penerima, segera laporkan ke panwaslu di setiap tingkatan (tiyuh dan kecamatan), atau datang lansung ke Panwaslu kabupaten yang berkantor di Tiyuh Candra Mukti depan Kantor Samsat,\” paparnya.

Upaya agar masyarakat dapat menolak money politik tersebut, lanjut dia, Panwaslu bersama Polsek Tulangbawang Tengah sejak Senin (25/6) terus melakukan patroli pengawasan gabungan dalam masa tenang Pilgub Lampung yang dimulai sejak 24-26 Juni.

Baca Juga  Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

\”Patroli pengawasan bertujuan untuk mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tubaba menolak Money Politik, karena pemberi dan penerima bisa dikenakan Pidana, sesuai dengan ketentuan Pasal 187A ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016,\” ulasnya lagi.

Adapun rute patroli pengawasan yang dilaksanakan sejak pukul 20.20 Wib Senin (25/6) malam diawali dari Sekretariat Panwaslu Tubaba – Simpang Samsat Tubaba – Simpang Pasar Pulung Kencana – Simpang Tugu Ratu Kelurahan Panaragan Jaya – Tiyuh Kagungan Ratu – Lapangan Tiyuh Karta Raharja – Simpang Dayamurni – Simpang PU Tiyuh Murni Jaya – Finish Sekretariat Panwaslu Tubaba.

Baca Juga  Wabup Tubaba Desak BSI Percepat KUR untuk Pedagang, Petani, dan Pelaku Usaha

\”Semua wilayah kita pantau, dan kami berharap kepada masyarakat jika ada praktek bagi-bagi uang untuk memilih salah satu calon agar segera melapor, sehingga tim kami bisa segara datang kelokasi dan mendorong agar warga dapat melaporkan praktik tersebut secara resmi ke Panwaslu sehingga ini dapat menjadi temuan dan para pelakunya ditindak dengan aturan yang berlaku,\” pintanya.

Sementara, Kapolsek Tulangbawang Tengah, Kompol Leksan Ariyanto, mengatakan setelah dilakukannya patroli pengawasan bersama (Panwaslu dan Polri) dapat meminimalisir atau mengurangi pelanggaran money politik.

\”Besar harapan saya menjelang hari pencoblosan pada tanggal 27 Juni 2018 tidak adanya pelanggaran money politik,\” singkatnya. (Arie)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Kamis, 24 September 2026 - 18:58 WIB

Ekonomi Pringsewu Tumbuh 5,44 Persen, Lampaui Provinsi Lampung dan Nasional

Selasa, 22 September 2026 - 19:14 WIB

Sopir di Pringsewu Gelapkan Uang Setoran Penjualan Ayam Rp50,4 Juta

Senin, 21 September 2026 - 16:57 WIB

Motor Teman Wanita Dibawa Kabur, Pemuda di Pringsewu Ditangkap Polisi

Berita Terbaru