Pj Gubernur Lampung dan Kakanwil Bakal Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter Pertama

Luki Pratama

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kanwil Kemenag Lampung, Puji Raharjo, ketika diwawancarai di Kantornya. (Foto: Arsip Luki)

Kanwil Kemenag Lampung, Puji Raharjo, ketika diwawancarai di Kantornya. (Foto: Arsip Luki)

Bandarlampung (Netizenku.com): Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin, bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag), Puji Raharjo, diagendakan menyambut langsung kedatangan jemaah haji kloter pertama.

Berdasarkan jadwal, Pj. Gubernur Lampung dan Kakanwil menyambut jemaah haji pada Minggu (23/6) pukul 09.30 WIB di Asrama Haji Rajabasa, Bandarlampung.

“Pj. Gubernur telah kita jadwalkan untuk menyambut kedatangan jemaah haji kloter pertama Lampung bersama dengan jajaran pejabat Tinggi Pratama,” kata Puji Raharjo melalui pernyataan persnya, Jumat (21/6).

Baca Juga  Lampung Catat Inflasi September 0,14 Persen, Terendah di Sumatera

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ikut sertanya Pj. Gubernur Lampung, menurut Puji, merupakan kehormatan dan kebahagiaan masyarakat Lampung lantaran dapat disambut langsung oleh orang nomer satu di Lampung ketika menginjakan kaki di Bumi Dua Jurai.

Jumlah jemaah kloter 3 JKG diberangkatkan dari Bandara King Abdul Azis Jeddah pada hari Sabtu, (22/6) pukul 12.30 WAS dan tiba di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, pada Minggu pukul 03.05 WIB.

Baca Juga  Pendapatan Turun, Belanja Daerah Lampung Naik dalam Perubahan APBD 2026

Kemudian, mereka terbang ke Bandarlampung pukul 07.05 WIB. Diperkirakan tiba di Bandara Radin Intan Lampung pukul 08.30 WIB.

“Jemaah haji kloter 3 JKG berasal dari Kota Bandarlampung berjumlah 388 orang, terdiri dari 380 jemaah, 5 orang petugas kloter, dan 3 orang PHD,” tuturnya.

Data tersebut berbeda dengan saat keberangkatan jemaah haji. Hal tersebut lantaran terdapat satu jemaah yang wafat di Makkah, Hasnawi Hasanudin Yusuf.

Baca Juga  APBD Perubahan 2026 Lampung Difokuskan Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi

“selain itu ada pula tambahan dua orang jemaah yang tanazul (pengajuan kepulangan lebih cepat dari seharusnya) yaitu Sarmin Amat Rasin dan Sariyah Ranak Kuyu dari Kloter 46 JKG asal Kabupaten Way Kanan karena kondisi alasan sakit,” pungkasnya. (Luki)

 

 

Berita Terkait

NasDem Lampung Instruksikan Fraksi Perketat Pengawasan Distribusi BBM Subsidi
Kemenekraf Dorong Pelaku Kriya Lampung Selatan Tingkatkan Daya Saing Produk
Stok BBM Lampung Aman, Mukhlis Basri Duga Banyak Penyelewengan di Lapangan
Direktur Baru RSUDAM Fokus Benahi Tata Kelola dan Tingkatkan Pelayanan
PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik
Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi
Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer
Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:22 WIB

NasDem Lampung Instruksikan Fraksi Perketat Pengawasan Distribusi BBM Subsidi

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Kemenekraf Dorong Pelaku Kriya Lampung Selatan Tingkatkan Daya Saing Produk

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Direktur Baru RSUDAM Fokus Benahi Tata Kelola dan Tingkatkan Pelayanan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 12 Okt 2026 - 20:50 WIB