Pemprov Lampung Susun Strategi Pengembangan Potensi Desa Berorientasi Ekspor

Tauriq Attala Gibran

Senin, 21 September 2026 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung menyusun strategi pengembangan potensi desa yang berorientasi pada pasar ekspor untuk meningkatkan nilai tambah, daya saing, dan akses pasar produk unggulan daerah.

Lampung (Netizenku.com): Pembahasan strategi tersebut dilakukan dalam Rapat Pembahasan Strategi Pengembangan Potensi Desa Ekspor yang dipimpin Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Senin (21/9/2026).

Dalam strategi tersebut, desa tidak hanya diposisikan sebagai pemasok bahan mentah, tetapi didorong menjadi bagian dari rantai pasok ekspor yang terukur, aman, dan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengembangan potensi desa akan diawali dengan pemetaan komoditas dan produk unggulan secara menyeluruh. Pemetaan meliputi ketersediaan dan kontinuitas bahan baku, pelaku usaha, kapasitas produksi, fasilitas pendukung, kesiapan pengolahan, standar mutu, hingga peluang pasar.

Baca Juga  Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Pemprov Lampung juga menyiapkan pendampingan melalui perangkat daerah terkait sesuai tugas dan kewenangannya. Pendampingan mencakup pemetaan potensi, penguatan kapasitas produksi, peningkatan mutu, pemenuhan standar dan sertifikasi, pengolahan dan pengemasan, hingga kesiapan produk memenuhi persyaratan pasar ekspor.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan, pengembangan potensi desa perlu dilakukan secara terintegrasi agar produk yang dihasilkan tidak berhenti sebagai komoditas bahan mentah, tetapi memiliki nilai tambah dan mampu memenuhi kebutuhan pasar.

Baca Juga  98 Kepala Sekolah di Lampung Resmi Dilantik, Sejumlah Jabatan Dirotasi

“Pengembangan potensi desa harus dilakukan secara terarah dan terintegrasi, mulai dari produksi, pengolahan, pemenuhan standar hingga pemasaran. Dengan begitu, produk desa memiliki nilai tambah dan dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” tegasnya.

Menurutnya, sinergi lintas perangkat daerah menjadi bagian penting untuk membantu desa dan pelaku usaha mengatasi berbagai kendala dalam pengembangan produk.

Pelaksanaan strategi tersebut melibatkan pemerintah kabupaten/kota, koperasi desa, BUMDes, kelompok usaha, pelaku UMKM, pelaku usaha pengolahan, eksportir, serta mitra usaha sebagai bagian dari rantai pasok.

Koordinasi dengan calon pembeli dan mitra pasar juga diperlukan untuk memastikan produk yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan serta persyaratan pasar yang dituju.

Baca Juga  Kadin Lampung Dorong Gubernur BI Baru Perkuat Sektor Riil dan Pembiayaan UMKM

Pemprov Lampung akan terus memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dan pemerintah kabupaten/kota agar pengembangan potensi desa berjalan secara terarah dan berkelanjutan.

Sinergi dengan pelaku usaha, eksportir, lembaga pendukung, dan calon pembeli diharapkan dapat membangun ekosistem ekspor yang lebih kompetitif sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat perdesaan.

Melalui strategi tersebut, pengembangan potensi desa diarahkan tidak hanya pada peningkatan produksi, tetapi juga penguatan pengolahan, standardisasi, hingga perluasan akses pasar. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk desa dan memperluas peluang ekonomi masyarakat. (*)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Alokasikan Rp300 Miliar untuk Penanganan Jalan di Lampung Tengah
Gubernur Lampung Dorong Sinergi Percepatan Program 3 Juta Rumah di Lampung
Batin Wulan Tekankan Sinergi Program Pusat dan Daerah untuk Kesejahteraan Masyarakat Lampung
Gubernur Lampung Dorong BUM Desa Jadi Penggerak Hilirisasi dan Ekonomi Desa
Gubernur Mirza Dampingi Menhut Tinjau Progres Mitigasi Konflik Gajah di TNWK
Sengketa Tanah Menumpuk, Reza Berawi Serukan Mediasi
Kwarda Lampung Siapkan Rangkaian Kegiatan Hari Pramuka ke-65
Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:32 WIB

Pemprov Lampung Alokasikan Rp300 Miliar untuk Penanganan Jalan di Lampung Tengah

Senin, 21 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Lampung Dorong Sinergi Percepatan Program 3 Juta Rumah di Lampung

Senin, 21 September 2026 - 19:26 WIB

Batin Wulan Tekankan Sinergi Program Pusat dan Daerah untuk Kesejahteraan Masyarakat Lampung

Senin, 21 September 2026 - 19:08 WIB

Gubernur Lampung Dorong BUM Desa Jadi Penggerak Hilirisasi dan Ekonomi Desa

Senin, 21 September 2026 - 16:23 WIB

Pemprov Lampung Susun Strategi Pengembangan Potensi Desa Berorientasi Ekspor

Senin, 21 September 2026 - 14:26 WIB

Sengketa Tanah Menumpuk, Reza Berawi Serukan Mediasi

Senin, 21 September 2026 - 11:57 WIB

Kwarda Lampung Siapkan Rangkaian Kegiatan Hari Pramuka ke-65

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Berita Terbaru