Pemkab Tubaba Revitalisasi Kawasan Budaya Uluan Nughik

Arie

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, mulai mematangkan langkah revitalisasi kawasan budaya Uluan Nughik agar tidak hanya menjadi ruang pajangan budaya, tetapi berkembang sebagai pusat etnografi interaktif, sarana edukasi nonformal, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat berbasis kebudayaan lokal.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Persiapan Focus Group Discussion (FGD) Etnografi Rumah Badik yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tubaba, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Selasa (21/7/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Plt. Asisten III Bidang Administrasi Umum, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Tubaba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Iwan Mursalin menyampaikan bahwa pengembangan kawasan Uluan Nughik merupakan bagian dari upaya optimalisasi aset daerah agar memiliki manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Baca Juga  Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba

Mengutip arahan Bupati Tubaba, ia menegaskan bahwa kawasan yang meliputi Nuwo Badik, Rumah Tubaba Cerdas, Sekolah Kesenian, Studio Keramik Tanoh Nughik, hingga deretan rumah adat tersebut harus menjadi ruang yang aktif dengan berbagai kegiatan budaya dan ekonomi kreatif.

“Uluan Nughik tidak boleh hanya menjadi kawasan yang pasif. Kita ingin ada aktivitas yang hidup, seperti kegiatan pembelajaran seni, proses pembuatan kerajinan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat yang dapat memberikan nilai tambah,” ujar Iwan.

Menurutnya, Pemkab Tubaba akan mengambil peran sebagai fasilitator dan pendukung promosi bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta seniman lokal.

“Melalui kolaborasi lintas sektor, produk kerajinan dan karya budaya khas Tubaba diharapkan mampu memiliki pasar yang lebih luas,” kata dia.

Baca Juga  Transfer Turun, PAD Naik: Tubaba Rombak Proyeksi APBD Perubahan 2026

Untuk tahap awal, Pemkab Tubaba akan melakukan langkah efisiensi dengan memprioritaskan pembenahan ringan, pembersihan kawasan, serta inventarisasi aset yang melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Lingkungan Hidup (LH).

Selain itu, sejumlah OPD akan mengambil peran strategis dalam menghidupkan kawasan tersebut.

“Dinas Pendidikan akan menyiapkan program kunjungan edukatif bagi pelajar mulai dari tingkat PAUD hingga pendidikan menengah untuk mengenalkan seni, budaya, dan kriya lokal,” pintanya.

Sementara Dinas Koperindag dan UKM bersama Bapperida akan melakukan pemetaan serta pendampingan terhadap pelaku UMKM agar memiliki ruang promosi produk yang representatif. Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama OPD terkait juga akan mendukung pengarsipan sejarah serta penyusunan narasi promosi budaya Tubaba.

Baca Juga  Sekda Tubaba Dorong Penguatan Pencegahan Korupsi Lewat Implementasi MCSP 2026

Pemkab Tubaba optimistis kawasan Uluan Nughik dapat menjadi destinasi budaya unggulan baru, sebagaimana keberhasilan kawasan Islamic Center Tubaba dalam menarik perhatian masyarakat. Pengembangan tersebut akan mengedepankan daya tarik alami melalui pengalaman langsung pengunjung terhadap budaya dan kreativitas masyarakat lokal.

“Setiap orang yang datang ke Uluan Nughik dapat menjadi bagian dari promosi budaya Tubaba. Ketika masyarakat melihat proses pembuatan kriya, ruang belajar yang nyaman, dan karya seni yang menarik, daya tarik itu akan tumbuh dengan sendirinya,” kata Sekda.

Melalui FGD Etnografi Nuwo Badik ini, seluruh OPD terkait ditargetkan segera menyelesaikan pengumpulan data dan dokumen etnografi sebagai bahan penyusunan blueprint pengembangan kawasan Uluan Nughik yang akan dibahas pada tahap berikutnya.(*)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:31 WIB

DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Kamis, 24 September 2026 - 21:26 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB