Film Tari Site Specifik Dance Film Lapah Ningek Sajian Menarik TAF

Redaksi

Jumat, 12 November 2021 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Film tari Site Specifik Dance Film Lapah Ningek/ Remembering, Remember yang diperankan dua belas penari/performer Tubaba akan menjadi sajian menarik di dalam pembukaan Tubaba Art Festival (TAF) di Kota Budaya Uluan Nughik, Panaragan, Tulangbawang Barat (12/11) hari ini.

Performer umumnya anggota Sanggar Pakem berkolaborasi dengan koreografer yang telah malang melintang dalam pergaulan tari Dunia, Cak Ayu Permata, dan penyutradaraan film diarahkan oleh Aufaris Opaw dan Taufik Darwis sebagai Dramaturg.

Direktur Sekolah Seni Tubaba, Semi Ikra Anggara mengatakan, pementasan tari ini berbeda dengan yang telah tersaji dalam TAF edisi silam, yaitu sebagai tari mimetik seperti karya tradisional. Proses penciptaan karya tari ini memulyakan proses kerja yang lebih demokratis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Pemkab Tubaba Matangkan 11 Raperda Propemperda 2026

“Kami mengambil lokasi syuting Las Sengok yang merupakan sebuah situs budaya baru Tubaba yang dibangun berdasarkan narasi-narasi yang beragam tentang kualitas ‘keterbukaan’, disimbolkan dengan instalasi batu membentuk bintang Orion. Karya tari ini sungguh menjadikan para penari sebagai subjek yang kontributif,” kata dia, kepada Netizenku.com, Jumat (12/11).

Semi mengurai, ingatan yang berjalan, atau mengingat ingatan adalah kerja proyeksi dan refleksi yang menggerakan proses membuat karya film tari ini. Proses proyeksi dan refleksi digunakan untuk bermain dan membuat struktur koreografi yang tumbuh dari fragmen-fragmen ingatan sebagian besar penari yang merupakan warga Tubaba dalam melihat ulang Las Sengok.

“Setiap fragmen ingatan diubah menjadi bahasa koreografi yang tumbuh melalui kosa gerak penari atas ingatannya; beragam gestur yang berlangsung dari pakaian penari yang multi warna; resonansi bebunyian yang beralih di antara yang fiktif dan yang natural; serta ruang-ruang kosong di antara penari yang ditangkap kamera dan disusun melalui penyuntingan yang paralel film tari lapah,” jelasnya.

Baca Juga  Bupati Novriwan Paparkan 5 Program Unggulan, Baznas Salurkan Beasiswa dan Bantuan Lansia

Sementara Ningek/Remembering Remember, lanjut dia, merupakan upaya untuk memproduksi struktur ‘budaya gerak’ baru di situs baru Las Sengok, melalui pertanyaan:  Apakah setiap fragmen koreografi terlihat sangat jelas merupakan ingatan para penari? Atau apakah kita seperti diajak untuk menangkap kemungkinan bagaimana cara melihat para penari atas Las Sengok dan ketergarakan kita pada ingatan mereka?.

“Secara lengkap, pendukung karya ini adalah; Alexander Gebe, Naya Isnaini, Nirvana Ratu Vatunisa, Kiki Windarti, Khusnul Khotimah, Nurrohman, Caroline Putri Anggun Pratiwi, Aldona Putri Agusti, Lulus Mahardi, Novian Tri Asmoro, Hikmah Vivian Adinda, Jhon Heryanto (Penari/performer), Ayu Permata Sari (Koreografer), Novian Tri Asmoro dan Ketut Sri Gangga Dewi (Asisten Koreografer), Taufik Darwis (Dramaturg), Aufaris Opaw ( Sutraradara film), Septian Dwi Cahyo (Penata Musik),  Widi Asari ( Penata kostum), Semi Ikra Anggara (Produser), Iwan Setiawan (Asisten Produser) dan Khoirul Hartoko (Manager Lapangan),” ulasnya.

Baca Juga  Kapolres Tubaba Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Dia menambahkan, karya film tari ini merupakan produksi dari Disporapar Tubaba. Dengan proses kreatif yang serius, konsep yang matang, kerja lintas disiplin seni yang menantang dan kerja kolaboratif seniman Tubaba dengan seniman yang telah malang melintang di pergauan kesenian Dunia.

“Wajarlah kiranya karya Site Specifik Dance Film Lapah Ningek/ Remembering, Remember disajikan sebagai karya pembuka pada TAF#5, sebuah hajatan rutin Tubaba yang kali ini didukung platform Indonesiana Direktorat PTLK-Ditjenbud Kemendikbudristek Republik Indonesia,” tutupnya. (Arie/leni)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Batin Wulan Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Lampung

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Rabu, 30 September 2026 - 22:10 WIB

Wagub Jihan Siap Dukung Pengembangan Program Sastra di Lamban Sastra Isbedy

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIB

Wagub Jihan Dorong Modernisasi Pertanian untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 16:03 WIB

Marindo Lantik Djohan Lius sebagai Kepala Dinas Kesehatan Lampung

Rabu, 30 September 2026 - 15:36 WIB

Sekdaprov Lampung Dorong Penguatan PPID dan Pemanfaatan Media Sosial untuk Keterbukaan Informasi

Berita Terbaru