Besok Nunik Buka Festival Bambu Internasional Tubaba

Redaksi

Kamis, 5 November 2020 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Besok, Festival Bambu Internasional di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) akan dibuka langsung Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim, atau yang lebih akrab dipanggil Nunik.

Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari Jumat-Sabtu-Minggu (6-8 November) dipusatkan di Uluan Nughik, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah pada Jumat 6 November akan dimulai pembukaan sekitar pukul 07.15 WIB pagi, dan hanya akan dihadiri sekitar 193 orang peserta dan tamu undangan guna menerapkan protokol kesehatan.

\”Besok yang akan membuka secara langsung yakni ibu wakil gubernur. Sementara tamu undangan dari Kemendikbud hanya diwakili, sementara duta-duta besar yang kami undang dipastikan batal hadir dalam kegiatan ini,\” kata Sekretaris Panitia Festival Bambu Internasional, Semi Ikra Anggara, diamini Direktur Festival, Abdul Shalim, kepada jajaran pengurus PWI di lokasi acara, Kamis sore (5/11).

Baca Juga  Pemkab Tubaba Buka Ruang Kolaborasi, LDII Siap Dukung Program Prioritas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menjelaskan, pada sesi acara pembukaan festival, panitia sangat membatasi jumlah orang yang mengikuti kegiatan tersebut, akan tetapi pihaknya mengaku telah menyiapkan siaran langsung saat acara tersebut berlangsung melalui streaming, sehingga masyarakat bisa secara langsung mengikuti kegiatan tersebut secara daring (online).

\”Undangan dan peserta tidak lebih dari 200 orang saat acara pembukaan berlangsung, jika ada masyarakat di luar tamu undangan yang ingin masuk nanti panitia akan mempertimbangkan, dengan melihat kondisi lokasi acara, jika ternyata penuh karena kita terapkan physical distancing maka tamu tersebut kita tahan di luar dan bisa masuk setelah acara selesai. Nanti ada petugas yang menjaga pintu-pintu masuk,\” jelasnya.

Baca Juga  Tubaba Kejar Puskesmas Mandiri, Didorong Tak Lagi Bergantung APBD

Diketahui, Tubaba International Bamboo Festival (TIBF) merupakan gelaran yang menjadikan bambu sebagai pokok bahasan (subject matter). Di dalamnya didistribusikan pengetahuan bambu dengan spektrum yang luas: arsitektur, seni kriya, seni pertunjukan, kuliner dan pengetahuan tradisional.

Festival ini memiliki sejumlah agenda, yaitu penerbitan buku, pameran, workshop, seni pertunjukan, penanaman pohon bambu, dan permainan rakyat. Diselenggarakan oleh Sekolah Seni Tubaba dengan dukungan dari Kemendikbud, Pemda, Festival ini dikuratori oleh Gede Kresna.

Penerbitan buku “Menjaga Bambu Nusantara dari Tubaba” ditulis oleh 13 pegiat bambu dari berbagai latar belakang, akademisi, arsitek, pelaku industri bambu, pegiat kriya dan seniman pertunjukan. Yakni, Prof. Elizabeth Wijaya (akademisi), Muqodas Syuhada (arsitek), Undagi Jatnika Nagamiharja (praktisi), Eko Prawoto (arsitek), Singgih Susilo Kartono (praktisi),Gede Kresna (arsitek),  Lawe Samagaha (seni pertunjukan), Studio Dapur (kriya) dan Putra Dharmalko Tumangke Maxy (arsitek) dan Gede Kresna.

Baca Juga  Tanamkan Cerdas Finansial Sejak Sekolah, Tubaba Dorong Pelajar Mulai Menabung

Festival ini setiap hari akan menampilkan seni pertunjukan, pada malam penutupan kelompok musik senyawa, sebuah kelompok musik eksperimental dari Yogyakarta, yang dikenal dengan penggunaan instrumen bambu akan menjadi penutup seluruh rangkaian acara. Kelompok lain adalah Pringlaras (Pringsewu), Orkes Bada Isya (Bandarlampung), Ijotafara (Tubaba), Voice of Culture (Tubaba) Sanggar Pakem Anak Rawa (Tubaba), Sanggar Buntara Budaya (Tubaba), Q-Plus (Tubaba), Gadis Senja (Tubaba) dan Pertunjukan Sirkus Api oleh Vian dan Anastasya (Tubaba-Makassar). (Arie/len)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:59 WIB

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:26 WIB

Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB