Ribuan Massa Ngeluruk ke Gakkumdu, Minta Arinal-Nunik Didiskualifikasi

Redaksi

Senin, 9 Juli 2018 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Sekira ribuan masa dari seluruh elemen yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Lampung dan Koalisi Rakyat Lampung untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) ngeluruk ke kantor Gakkumdu Lampung, Senin (9/7) sekitar pukul 10.30 WIB.

Masa yang sebelumnya menggelar aksi di Tugu Adipura ini, menuntut kepada Gakkumdu untuk membatalkan Arinal-Nunik dan melaksanakan Pilgub ulang di Lampung.

\"\"

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota Komisi II DPR RI, Endro S Yaman, mengatakan, aparat kepolisian harus menangkap setan demokrasi dan penjajah demokrasi di Pilgub Lampung.

“Kita bersatu mengawal tegaknya demokrasi. Kemarin 27 Juni 2018 terjadi besar-besaran bagi-bagi amlop, seperti bagi permen, tapi institusi Bawaslu diam saja. Setan-setan gundul masuk ke rumah, rakyat dikasih Rp50 ribu. Itu namanya menghina martabat, menghina Lampung,” tegas Anggota Komisi II DPR RI ini, dalam orasinya.

Baca Juga  Pendistribusian Air Bersih BPBD Atasi Kekeringan Warga Way Laga

Politisi DPD PDIP ini  juga mengajak massa bergerak untuk memberantas setan demokrasi di desa yang saat ini sudah masuk kota.

“Setan-setan demokrasi ini sekarang sudah masuk ke kota, mari kita tangkap setan-setan kota, terutama di Gakkumdu kita kawal dengan baik, jangan sampai suara kita dicuri,\” ujarnya.

Menurut Endro, money politics selalu memiliki kepentingan. Dan rakyat sudah disuap dengan sejumlah uang untuk kepentingan lima tahun ke depan. \”Mari bergerak menangkap setan-setan kota. Merdeka, merdeka.\”

Baca Juga  Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara

Senada, Politisi PDIP Bambang Suryadi menegaskan jika Gakkumdu harus bersikap profesional, karena kejahatan money politics yang diduga dilakukan oleh Arinal-Nunik dan dibeking oleh korporasi bernama SGC.

\”Jangan biarkan Lampung dikendalikan oleh kekuatan uang bernama korporasi, jangan mau kita dijajah oleh kekuatan SGC. Usir SGC dari Lampung, bebaskan Lampung dari kedzoliman,\” tegasnya lagi.

Sementara, Ketua DPD II Partai NasDem Lampung Tengah Miswan Rodi juga berorasi. Menurutnya, pilgub tahun ini cacat hukum.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau

“Batalkan Pilgub, diskualifikasi Arinal-Nunik, dan usut kejahatan demokrasi di Lampung ini. Selain itu SGC telah melawan kebijakan Presiden kita Jokowi. Telah berani menentang kebijakan demokrasi di Pilgub Lampung,” katanya.

Di tempat yang sama, Kapolres Bandarlampung, Murbani Budi Pitono mengatakan, jika pihaknya hari ini menurunkan sekitar 500 personal. Dirinya juga meminta kepada masa aksi yang hadir untuk tertib.

\”Kami hargai aspirasi dari masyarakat yang ramai-ramai datang ke Gakkumdu. Untuk itu, kami minta kalian (para pendemo) harus tertib ya,\” imbaunya. (Rio)

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB