Damkar Tubaba Imbau Warga Waspada Kebakaran Saat Musim Kemarau

Arie

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang cenderung meningkat selama musim kemarau. Selain mengintensifkan upaya pencegahan, DPKP juga memastikan seluruh personel dan armada dalam kondisi siaga menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Kepala DPKP Tubaba, Sujatmiko, mengatakan kondisi cuaca panas yang disertai lingkungan kering menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko kebakaran, baik di kawasan permukiman, lahan, hutan, maupun fasilitas umum.

“Musim kemarau ini, kami mengimbau seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan setelah kebakaran terjadi,” ujar Sujatmiko, Senin (3/8/2026), di Kantor Bupati Tubaba usai mengikuti Rapat persiapan HUT RI ke-81.

Baca Juga  Tubaba Gandeng Tel-U, Sulap Sampah dan ZISWAF Jadi Kekuatan Ekonomi Berbasis AI

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, DPKP Tubaba terus melakukan langkah-langkah pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat dengan melibatkan aparatur tiyuh dan pamong setempat agar kesadaran terhadap bahaya kebakaran semakin meningkat.

Masyarakat diimbau tidak membakar sampah, lahan, maupun rumput kering secara sembarangan. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok di area yang berpotensi memicu kebakaran.

Selain itu, Sujatmiko mengingatkan masyarakat untuk memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik, menghindari penggunaan stop kontak secara berlebihan, mematikan kompor dan peralatan listrik setelah digunakan, serta menjauhkan bahan yang mudah terbakar dari sumber api.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat juga disarankan menyiapkan alat pemadam sederhana, seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR), karung goni basah, atau ember berisi air maupun pasir untuk penanganan awal apabila terjadi kebakaran kecil.

Baca Juga  PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

“Kami juga mengimbau agar akses jalan di lingkungan permukiman tetap terbuka sehingga kendaraan pemadam kebakaran dapat menjangkau lokasi dengan cepat saat terjadi keadaan darurat,” katanya.

Khusus bagi pedagang di kawasan pasar, DPKP meminta agar instalasi listrik kios diperiksa secara berkala dan aliran listrik dimatikan setelah aktivitas perdagangan selesai guna mengurangi risiko korsleting.

Sujatmiko menjelaskan, kawasan pasar, permukiman padat penduduk, serta lahan dan kawasan hutan menjadi wilayah yang perlu mendapat perhatian lebih selama musim kemarau karena memiliki tingkat kerawanan kebakaran yang lebih tinggi.

Baca Juga  Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Meski demikian, ia memastikan DPKP Tubaba telah menyiapkan seluruh personel, armada, dan peralatan untuk memberikan respons cepat apabila terjadi kebakaran.

Seluruh personel, peralatan, dan armada pemadam kebakaran dalam kondisi siap siaga. Kami berkomitmen memberikan respons cepat apabila terjadi kebakaran di wilayah Tubaba,” tegasnya.

Saat ini, DPKP Tubaba mengoperasikan empat unit armada yang ditempatkan di tiga pos, yakni Pos Candra Mukti dengan dua unit kendaraan, Pos Pemda satu unit, dan Pos Lambu Kibang satu unit.

PKP juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Laporan keadaan darurat dapat disampaikan melalui Call Center DPKP Tubaba di nomor 0851-8801-5583.(*)

Editor : Arie

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Manajer Minisocer PWI Lampung Dorong Tim Perkuat Fisik dan Mental Jelang Porwanas

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:55 WIB

RSUDAM Pastikan Pembayaran Remunerasi Pegawai Sesuai Verifikasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana dan Hafiz Quran

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Putra Jaya Umar Dorong Penindakan Tegas Jaringan Narkoba yang Libatkan Anak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Senin, 5 Okt 2026 - 18:09 WIB