Sepekan tak Dibersihkan, Pedagang Pasar Baru Keluhkan ‘Gunung Sampah’

Redaksi

Senin, 5 Maret 2018 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepekan tak dibersihkan, tumpukan sampah di Pasar Baru Kedondong ini terlihat menggunung, dan mengeluarkan bau busuk.

Sepekan tak dibersihkan, tumpukan sampah di Pasar Baru Kedondong ini terlihat menggunung, dan mengeluarkan bau busuk.

Pesawaran (Netizenku): Keberadaan tumpukan sampah yang menggunung di Pasar Baru Kedondong, Kabupaten Pesawaran, mulai diprotes warga lantaran aromanya yang busuk. Pasalnya, sudah hampir satu pekan ini tumbukan sampah tersebut terkesan dibiarkan oleh pihak pengelola pasar, dalam hal ini Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Baru.

“Sampah ini sudah hampir satu pekan di pasar, enggak tau kenapa belum juga dibuang, padahal baunya sudah sangat menyengat, apalagi posisi sampah ini dekat dengan warung kuliner, jadi sangat menggangu,” keluh salah satu pedagang di pasar tersebut yang namanya enggan disebut, Senin (5/3).

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Ia  berharap, tumpukan sampah yang saat ini semakin menggunung tersebut, dapat ditangani oleh Dinas Perindustrian dan Pedagangan (Disperindag) Pesawaran. “Kalau ini tidak segera dilakukan pembersihan, kami khawatir akan muncul bakteri penyakit yang dibawa dari lalat sampah tersebut,” tutupnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Ketua DPD LSM Lipan Pesawaran, Sumarak angkat bicara terkait gunung sampah tersebut, pihaknya berharap DPRD Pesawaran dapat menegur pihak yang membiarkan bawahannya tidak bekerja sesuai dengan tupoksinya.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

“Kita minta kepada pihak DPRD untuk segera menegur Disperindag Pesawaran, kenapa kok bisa melakukan pembiaran terhadap bawahannya terkait sampah ini. Jangan sampai permasalahan sampah ini diabaikan,” tegas Sumarak.(Soheh)

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Manajer Minisocer PWI Lampung Dorong Tim Perkuat Fisik dan Mental Jelang Porwanas

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:55 WIB

RSUDAM Pastikan Pembayaran Remunerasi Pegawai Sesuai Verifikasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana dan Hafiz Quran

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Putra Jaya Umar Dorong Penindakan Tegas Jaringan Narkoba yang Libatkan Anak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Senin, 5 Okt 2026 - 18:09 WIB