Wagub Pimpin Penyemprotan Disinfektan

Redaksi

Kamis, 26 Maret 2020 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) memimpin langsung penyemprotan cairan disinfektan secara serentak di seluruh SMA/SMK/SLB se-Provinsi Lampung untuk mencegah penyebaran Covid-19 di sekolah-sekolah.

Kegiatan serentak selama sehari ini ditandai dengan penyemprotan cairan disinfektan oleh Wagub Chusnunia, di SMA Negeri 9 Bandarlampung, Kamis (26/3/2020).

Dalam penyemprotan ini Wagub Nunik didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Sulpakar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

Dalam sambutannya, Wagub Nunik menjelaskan bahwa masyarakat terutama di lingkungan sekolah harus waspada terkait virus corona (Covid-19). Semua masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah.
\”Kita bersama-sama menjaga diri diantaranya harus menjaga jarak, pakai masker dan jika badan terasa sakit segeralah ke puskesmas,\” ujar Wagub Nunik.

Tak hanya itu, Wagub Nunik juga mengimbau agar tetap melakukan kegiatan di rumah, dan menghindari kerumunan.

Baca Juga  Pemprov Lampung Tindaklanjuti Aspirasi PPRL soal Konflik Agraria

Wagub Nunik berharap semua masyarakat terutama di lingkungan sekolah untuk tetap melaksanakan pencegahan Covid-19.
\”Kegiatan penyemprotan ini sebagai upaya meminimalisir penularan atau penyebaran virus Covid-19 yang dilakukan oleh pihak sekolah dan Pemprov Lampung,\” jelas Wagub Nunik.

Sementara itu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Sulpakar menjelaskan bahwa acara serentak ini merupaakan upaya memutus mata rantai virus Corona. \”Penyemprotan ini merupakan upaya kita dalam memutus mata rantai virus Corona dan penyakit lainnya,\” ujarnya.

Baca Juga  DPRD Lampung Apresiasi Langkah Mirza Majukan Sektor Pertanian Lampung

Semua sekolah, kata Sulpakar, diminta menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh ruangan dan sudut sekolah.

Usai penyemprotan cairan Disinfektan di SMAN 9, Kadisdikbud Lampung Sulpakar, Kepala BPDSM Provinsi Lampung Kherlani, dan Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Lampung Intizam melakukan monitoring ke sejumlah sekolah di Bandarlampung antara lain, SMAN 3 Bandarlampung, SLBIT Baitul Jannah Bandarlampung. (rls)

Berita Terkait

Winarti Minta Komang Koheri Prioritaskan Pertanian dan Infrastruktur Lampung Tengah
Lantik Komang Koheri, Mirzani Tekankan Sinergi Pembangunan dan Integritas
Lampung Perkuat Infrastruktur dan Layanan untuk Perluas Pasar Ekspor
Komang Koheri Resmi Dilantik, Siapkan Agenda Pembangunan Lampung Tengah
Mikdar Ilyas Dorong Penguatan Distribusi Pupuk untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirza Ajak Generasi Muda Kembangkan Hilirisasi Komoditas Unggulan Desa
Wagub Jihan Pastikan Pembangunan Kampung Nelayan Berjalan Sesuai Rencana
Wagub Jihan Salurkan Bantuan Sosial dan Alat Bantu Disabilitas di Pesisir Barat

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-62 Golkar, DPD Lampung Selatan Santuni 20 Anak Yatim-Piatu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Jajaki Kerja Sama Promosi Wisata

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Pemkab Lampung Selatan Perkuat Pemantauan Harga Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gandeng ITB, Empat Desa Pesisir Disiapkan Hadapi Tsunami

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:45 WIB

PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK

Rabu, 30 September 2026 - 20:09 WIB

PWI Lampung Selatan Jalin Sinergi dengan Grand Elty Krakatoa untuk Promosi Wisata

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Berita Terbaru

Tanggamus

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:59 WIB