Tim Pansus DPRD Kabupaten Pringsewu Evaluasi LKPj Bupati Tahun 2019

Redaksi

Minggu, 14 Juni 2020 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): DPRD membentuk Pansus dalam rangka mengevaluasi nota Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Kabupaten Pringsewu Tahun 2019, untuk menjadi nota laporan DPRD kepada Pemerintah Kabupaten setempat.

Adapun Ketua Pansus yang ditunjuk yakni Sudiono dari Komisi III Fraksi Gerindra dan 15 anggota DPRD Kabupaten Pringsewu dari masing-masing komisi.

Sudiono mengatakan Pansus telah terbentuk, sedang berjalan, fungsi Pansus ini agar bisa melihat sejauh mana kinerja Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam pertanggung jawaban kinerjanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Pansus itu kompilasi semua mitra kerja dipadukan dengan LKPj dan dianalisa dengan RPJMD 2019. Nanti ada hasil berupa rekomendasi Pansus ke ketua DPRD,\” ungkapnya, Minggu (14/6) di kediamannya.

Sudiono menjelaskan, adapun teknis kerja Pansus sendiri, yakni nantinya tim Pansus akan menerima laporan dari setiap komisi yang sebelumnya melakukan rapat dengan para mitra kerja atau organisasi perangkat daerah, dari hasil rapat bersama tersebut dibahas bersama antara komisi-komisi dengan Pansus. Intinya dibentuk Pansus dalam rangka menganalisa laporan pertanggung jawaban bupati tahun anggaran 2019.

Baca Juga  Motor Teman Wanita Dibawa Kabur, Pemuda di Pringsewu Ditangkap Polisi

Masih kata Sudiono, jika dalam pembahasan Pansus nantinya ada temuan atas laporan kinerja yang tidak sesuai, tentunya akan menjadi catatan dan nota laporan ke Pemerintah Kabupaten Pringsewu

\”Memang harus kami bedah LKPj ini dengan tujuan sebagai evaluasi kinerja Pemkab itu sendiri. Sebagaimana salah satu fungsi tugas DPRD sebagai pengawasan,\” ungkapnya.

Sudiono salah satu politisi Partai Gerindra mengakui, Ia sebagai pimpinan Pansus dalam kerjanya belumlah maksimal dengan dokumen pendukung yang diberikan perlu sekali untuk turun langsung ke lapangan. Meskipun waktu hanya 15 hari namun, Pansus berupaya semaksimal mungkin, dengan waktu yang ada dan waktu kesempatan turun ke lapangan untuk mengklarifikasi terhadap berbagai hal di beberapa OPD terkait, untuk tetap menyelesaikan tugas yang diamanatkan undang-undang.

Baca Juga  Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Sudiono mantan jurnalis ini menjelaskan, walaupun dengan adanya keterbatasan waktu hasil kerja Pansus, bersama 15 anggota yang tergabung dalam Pansus sangat konsisten dan semangat, meski akibat rentang waktu yang singkat ditambah lagi dengan adanya musim Covid-19. Tetapi tim Pansus menyadari harus mampu melahirkan catatan serta rekomendasi yang benar-benar objektif dan profesional,

Maka pembahasan LKPj bupati tahun 2019 oleh Pansus DPRD Pringsewu yang dilakukan dengan tatap muka, pendekatan kelembagaan didukung dokumen yang diserahkan, yang kemudian akan diteruskan pengecekan di lapangan, dengan tujuan DPRD agar dapat menilai kinerja dengan membandingkan target program dengan realisasi yang dicapai oleh masing-masing OPD.

Baca Juga  Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

\”Untuk menilai tolak ukur capaian program kerja yang sudah dilaksanakan pada tahun 2019, dan ini menggambarkan tingkat tujuan dan sasaran dari setiap OPD, serta membandingkan rencana OPD yang telah direalisasikan dengan kondisi sebenarnya di lapangan,” ujar Sudiyono.

Menurutnya, dari hasil pembahasan LKPj bupati tahun 2019 ini, nanti Pansus DPRD Kabupaten Pringsewu akan menyimpulkan dalam rapat internal Pansus LKPj 2019, dan akan melahirkan catatan, rekomendasi yang akan kami sampaikan dalam rapat paripurna di akhir bulan ini. (Rez/Leni)

Berita Terkait

6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026
Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi
Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah
Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun
Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027
Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP
Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api
105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB