Martadinata Longsor, Ujian Kesiapan Infrastruktur Lampung Tak Boleh Gagal

Ilwadi Perkasa

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Longsor besar kembali menguji daya tahan sistem jalan Lampung. Pemerintah ditantang memastikan pembangunan yang lebih adaptif terhadap bencana.

Bandarlampung – Jalan Laksamana R.E. Martadinata yang menghubungkan Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Pesawaran sempat lumpuh total akibat longsor, Sabtu (30/8/2025). Namun, respon cepat Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung memastikan arus transportasi kembali pulih hanya dalam hitungan jam.

Kepala Dinas BMBK Lampung, M. Taufiqullah, menyatakan timnya langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan. “Pagi tadi kami langsung ke lapangan melakukan mitigasi. Prioritas kami adalah membuka jalur agar masyarakat bisa kembali melintas,” tegasnya.

Baca Juga  PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Untuk mempercepat penanganan, Unit Reaksi Cepat UPTD 1 dikerahkan dengan dukungan alat berat. Excavator digunakan mengangkat material batu, sementara dump truck mengangkut lumpur dan tanah yang menutup badan jalan. Sinergi lintas sektor juga diaktifkan. Dinas BMBK bekerja bersama PUPR, BPBD Provinsi, Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Pemerintah Kota Bandar Lampung, hingga Polres Bandar Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

“Semua bergerak cepat agar jalur ini segera normal,” kata Taufiqullah. Hasilnya, pada pukul 12.00 siang arus lalu lintas kembali terbuka setelah sempat terhenti total sejak pagi.

Lebih dari sekadar normalisasi jalan, langkah cepat ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung menjaga ketahanan infrastruktur. Jalan Martadinata merupakan jalur vital penopang mobilitas masyarakat, konektivitas ekonomi, hingga akses wisata pesisir. Jika dibiarkan terputus berhari-hari, dampaknya tidak hanya pada lalu lintas, tetapi juga distribusi barang, jasa, dan aktivitas pariwisata di wilayah Lampung bagian selatan.

Baca Juga  Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung

Meski jalur sudah bisa dilalui, BMBK tetap mengingatkan masyarakat untuk waspada. “Kami terus memantau lokasi ini. Pengendara ketika melintas harus hati-hati,” imbau Taufiqullah.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya soal membangun jalan baru, tetapi juga memastikan daya tahannya terhadap bencana alam. Mitigasi, pemeliharaan rutin, dan respon darurat cepat adalah kunci agar pembangunan Lampung tidak terhenti. Karena di balik setiap ruas jalan yang terbuka, ada denyut perekonomian masyarakat yang harus terus dijaga.***

Berita Terkait

Gubernur Mirza, Kebersamaan Jadi Kekuatan Pembangunan Lampung Barat
RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke
Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara
Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara
DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November
Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital
Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba
Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:54 WIB

Gubernur Mirza, Kebersamaan Jadi Kekuatan Pembangunan Lampung Barat

Selasa, 29 September 2026 - 17:59 WIB

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 18:31 WIB

DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Senin, 28 September 2026 - 18:26 WIB

Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Berita Terbaru